Katanya, hingga kini, baru sekitar 192 Desa yang sudah mencairkan anggaran tersebut. Sementara desa yang belum mencairakan dana desa adalah desa yang mengalami pergantian Kepala Desa. Sedangkan Kepala Desa yang masa baktinya masi lama, pencairanya berjalan normal.

“Untuk itu, saya berharap desa-desa yang belum menyelesaikan administrasinya, segera selesaiakan sehingga anggaran COVID-19 bisa segera digunakan untuk kepentingan masyarakat di tengah merebaknya pandemi, yang semakin hari mengalami peningkatan di Kabupaten Ende,” tandasnya. (*)