Pemkot Kupang Dukung Festival Budaya Naimata, Perkuat Sinergi dan Pelestarian Budaya

Asisten I Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega menghadiri Festival Budaya Naimata, Kamis (23/4/2026). (Foto: Agn/Koranntt.com)

Kupang, KN – Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Festival Budaya dan Fashion Show TK Kelurahan Naimata yang resmi dibuka pada Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan Hari Jadi ke-30 sebagai daerah otonom.

Festival yang telah memasuki tahun kelima ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi seni dan budaya, tetapi juga berkembang menjadi pusat pelayanan publik terpadu bagi masyarakat Kelurahan Naimata.

Mewakili Pemerintah Kota Kupang, Asisten II Sekda, Ignasius Lega, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kelurahan Naimata yang menjadi pelopor penyelenggaraan kegiatan budaya di tahun ini.

Ia menegaskan, pemerintah tetap hadir dan memberikan dukungan nyata, termasuk dari sisi anggaran.

“Atas nama Pemerintah Kota, kami memberikan dukungan penuh, termasuk pengalokasian dana demi suksesnya kegiatan ini. Meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran, program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pelestarian budaya dan kebersihan, tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Ignasius juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi mendukung program pemerintah serta menjaga keharmonisan dan kedamaian di Kota Kupang.

BACA JUGA:  Geledah Kantor Dinas PUPR Matim, Jaksa Temukan 28 Dokumen Penting

Sementara itu, Ketua Panitia, Yusman Taklal, menjelaskan, festival tahun ini hadir dengan konsep yang lebih komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor. Selain pertunjukan seni dan fashion show, panitia juga menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat.

“Melalui kerja sama dengan Disperindag Kota Kupang dan Koperasi Merah Putih, kami menyelenggarakan pasar murah. Selain itu, tersedia pemeriksaan kesehatan gratis serta sejumlah kegiatan pendukung lainnya,” jelas Yusman.

Keberagaman masyarakat turut mewarnai festival ini. Partisipasi warga dari berbagai latar belakang, termasuk masyarakat Papua yang menetap di Naimata, menjadi simbol kuat inklusivitas dan kerukunan antar suku di wilayah tersebut.

Menutup sambutannya, Ignasius Lega juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keindahan kota dengan hal sederhana seperti membuang dan memungut sampah pada tempatnya.

Festival Budaya Naimata 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lain di Kota Kupang untuk menggelar kegiatan serupa, sebagai upaya menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menjaga eksistensi budaya di tengah arus modernisasi. (agn/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS