Kupang, KN – Wali Kota Kupang dan Wakil Wali Kota Kupang, Chris Widodo dan Serena Francis menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan akses layanan kesehatan yang adil dan cepat bagi seluruh warga, tanpa terkecuali.

Dalam pernyataan resmi, saat acara 100 Hari Spektakuler Chris-Serena, Wali Kota Kupang Chris Widodo menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah menganggarkan Rp3 miliar sebagai dana pengaman kesehatan darurat di RSUD S. K. Lerik.

Dana tersebut disiapkan untuk membantu warga yang mengalami kondisi kegawatdaruratan namun terkendala masalah administrasi, seperti tidak memiliki kartu BPJS aktif atau kehilangan dokumen kependudukan.

“Saya tidak mau lagi ada nyawa yang hilang hanya karena urusan administrasi. Saat orang dalam kondisi darurat, tidak boleh lagi ditanya soal BPJS aktif atau tidak. Itu sebabnya kami tempatkan dana Rp3 miliar di RSUD S. K. Lerik untuk kasus-kasus seperti ini,” tegas Chris Widodo.

Ia menjelaskan bahwa banyak warga Kota Kupang, khususnya yang datang dari daerah atau mengalami musibah seperti kebakaran, sering kehilangan dokumen penting seperti KTP, KK, maupun kartu BPJS.