Kupang, KN – Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro mengapresiasi program Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma, di bidang ketenagakerjaan.

Menurutnya, program Melki-Johni yang mengalokasikan anggaran dari APBD untuk melindungi 100 ribu pekerja rentan lewat BPJS Ketenagakerjaan sangat dibutuhkan masyarakat NTT, yang mayoritasnya terdiri dari petani dan nelayan.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting dan bermakna, karena kita tidak hanya sedang menjalankan program jaminan sosial ketenagakerjaan di NTT dengan memberikan perlindungan bagi masyarakat pekerja, namun juga menandai langkah strategis dalam melindungi lebih banyak pekerja rentan melalui dukungan langsung Pemerintah yakni alokasi APBD,” kata Pramudya saat menghadiri acara Paritrana Awards 2024 dan launching program 100 Ribu BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan NTT di Hotel Harper Kupang, Senin (21/7/2028).

Dikatakan Pramudya, program 100 ribu BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar simbol seremonial, melainkan wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada pekerja Indonesia.