Kupang, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menyerukan semangat kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi dua tantangan utama yang masih membelit provinsi kepulauan tersebut, yakni stunting dan kemiskinan ekstrem.

Seruan ini disampaikan Gubernur Melki saat menutup sekaligus memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat dan Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Harper, Kupang, pada Senin (14/7/2025).

Kegiatan tersebut turut menandai penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara LLDIKTI Wilayah XV dan Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, serta Timor Tengah Selatan untuk pelaksanaan program KPT Kosabangsa dan KKN Tematik “GENTASKIN” (Gerakan Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan pentingnya kehadiran perguruan tinggi dalam menjembatani ruang akademik dengan realitas masyarakat di desa.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam mengajar dan meneliti, tetapi juga wajib hadir untuk mengabdi dan mentransformasi kehidupan sosial masyarakat.