Kupang, KN – Aksi demo Aliansi Peduli Keadilan di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang berlangsung ricuh.

Pantauan media, Rabu 17 Januari 2024, massa aksi sampat bakar keranda mayat  sebagai simbol matinya keadilan di Nusa Tenggara Timur.

Kericuhan ini dipicu saat puluhan massa aksi hendak masuk ke halaman Kantor Kejari Kota Kupang untuk bertemu Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang.

Aksi mereka kemudian dihadang sejumlah aparat kepolisian yang sedang berjaga. Saling dorong dan adu mulut pun tak terhindarkan.

Massa aksi kemudian berhasil masuk ke halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kupang dengan memanjat pagar dan melakukan orasi.

Mereka ingin bertemu Kepala Kejari Kota Kupang untuk menanyakan langsung terkait berkas perkara Marthen Konay Cs yang hingga kini belum di P21.

Suasana kian panas, lantaran Kepala Kejari Kota Kupang tak berada di kantor. Saling dorong antara massa aksi dan aparat pun kembali terjadi di pintu masuk kantor.

Koordinator Wilayah BEM Nusantara, Hemax Rihi Herewila mengatakan, masa tahanan tersangka Marthen Konay Cs akan segera berakhir.