Bisnis  

Apresiasi Bank NTT, Romo Josi: Dari Sisi Pelayanan Tidak Perlu Diragukan Lagi

Kehadiran bank kebanggaan masyarakat NTT ini sudah membantu dan memberikan manfaat besar bagi seluruh lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta dan lembaga pendidikan.

Romo Josi bersama pimpinan dan staf Bank NTT Cabang Borong. (Foto: Timexkupang)

Borong, KN – Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank NTT Cabang Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur sudah hadir lama hadir untuk melayani masyarakat di wilayah setempat.

Kehadiran bank kebanggaan masyarakat NTT ini sudah membantu dan memberikan manfaat besar bagi seluruh lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta dan lembaga pendidikan.

“Sehingga dari sisi pelayanan tidak perlu diragukan lagi,” ujar Wakil Preses, Ekonom, dan Kepala BLK Seminari Kisol, Romo Marsel Zosimus Erot dilansir dari Timexkupang.fajar.co.id, Selasa 14 Februari 2023.

Menurut Romo Josi, Bank NTT Cabang Borong sudah banyak menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak, termasuk lembaga pendidikan Seminari Pius XIII Kisol.

Dia menjelaskan, sejak tahun 2003 lalu, pihaknya sudah membangun kerja sama dengan Bank NTT, untuk pembayaran uang sekolah siswa, transfer dana pendidikan, dan juga penempatan dana.

“Terasa sungguh sangat membantu. Pada 23 Mei 2021 lalu, lembaga swasta katolik ini pun melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank NTT, terkait pemanfaatan layanan jasa bank,” jelasnya.

“Lembaga Seminari Kisol ini pun tidak menutup kemungkinan dapat bekerjasama lebih luas dengan Bank NTT, tentu dengan melihat tawaran dari manajemen Bank yang sinkron dengan kebutuhan lembaga,” tambah Romo Josi.

Ia menerangkan, selain mendapat manfaat positif dari kerja sama bersama Bank NTT bagi Seminari Kisol secara lembaga, kerja sama itu juga terjalin sebagai wujud tanggung jawab untuk membesarkan bank milik masyarakat NTT ini.

“Dalam perkembangan kerja sama selama ini, tidak hanya pada transaksi keuangan sekolah, tapi sudah mulai dengan hal-hal yang baru di tahun terakhir ini. Sebut saja, layanan Cash Management System (CMS) untuk pengajian para guru, pegawai, dan karyawan di Balai Latihan Kerja (BLK),” jelasnya.

Selain itu, kata dia, Bank NTT telah menempatkan mesin Electronic Data Capture (EDC) Be Ju Bisa Laku Pandai, yang mana fungsinya untuk, tarik stor tunai, transfer, pembayaran, dan pembelian.

Bahkan, mesin tersebut bisa melayani masyarakat umum dalam memenuhi transaksi keuangan. Layanan EDC sangat membantu masyarakat sekitar dalam layanan perbankan yang mudah, praktis dan cepat.

“Mesin ini bisa diakses oleh siapa saja, termasuk selama ini membantu masyarakat sekitar. EDC ini layanan bank tanpa kantor. Jadi kami merasakan banyak manfaat dari kerja sama ini. Efeknya juga, lembaga ini sering mendapat bantuan dari Bank NTT, seperti pembangunan taman baca, sumur bor untuk pengembangan usaha holtikultura, peternakan, dan budidaya ikan air tawar, serta benih. Juga ada dukungan dari Bank NTT setiap iven di Seminar Kisol,” terangnya.

Romi Josi mengatakan, pihaknya melihat Bank NTT merupakan sebuah lembaga keuangan daerah, dan terlihat begitu jelas memberi kontribusi layanan jasa perbankan bagi lembaga Seminari Kisol.

Para karyawan juga dapat dipermudah dengan mengakses pinjaman tanpa bunga. Berpikir praktis bahwa kerja sama itu, Bank NTT adalah Bank Daerah yang mestinya semua mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan Bank Daerah ini.

“Bukan berarti bank lain kita tidak berkontribusi, tapi sepanjang masih bekerja sama dengan baik dan ada prinsip saling menguntungkan di dalamnya. Kita pilih yang lebih dekat untuk membesarkan bank daerah, maka kita yang ada di daerah untuk sama-sama hidupkan bank ini. Kerja sama ini kita melihatnya sebagai sesuatu yang positif,” kata Romo Josi.

BACA JUGA:  RUPS Luar Biasa Tetapkan Nama-Nama Calon Direksi dan Komisaris Bank NTT

Romo Josi menjelaskan, ada tiga unit besar yang ada di lembaga Seminari Kisol, yakni sekolah, asrama, dan unit pengembangan aset seperti BLK dan administrasi. Sehingga harapan besarnya, dengan kerja sama saat ini dan kedepan, keuangan lembaga semakin hari semakin berkembang.

Tentu ada tawaran yang lebih lagi dari Bank NTT, seperti layanan sejenis cashback, pihaknya akan melihat itu sesuatu yang positif untuk bisa dijalankan.

“Kalau sisi pelayanan, sungguh luar biasa. Segala urusan itu dipermudah atau tidak mengalami kesulitan. Dikerjakan lebih mudah dan cepat akan hal-hal yang dibutuhkan, namun tentu tetap mengikuti standar-standar yang ada,” tutur Romo Josi.

Ia mengajak semua pihak untuk bisa memanfaatkan layanan program dari Bank NTT. Disana berbagai kebutuhan, pasti bisa dilayani. Sejauh masih bisa dilayani, tentu keinginan-keinginan akan bisa terpenuhi.

“Selain membesarkan bank milik sendiri, pasti ada begitu banyak keuntungan. Sembari mengharapkan Bank NTT untuk tetap berinovasi,” terangnya.

Romo Josi sangat mendukung Bank NTT menjadi Bank Devisa. Baginya penting, supaya layanan makin ditingkatkan, dan juga kebutuhan-kebutuhan masyarakat NTT yang majemuk dan kebutuhan bervariasi bisa terjawab. Harapannya, Bank NTT tetap menjadi Bank kebanggaan, tetap sehat, dan selalu dipercaya oleh masyarakat.

“Tetaplah dengan pelayanan yang baik, kerja sama yang baik, dan manajemen yang baik. Bahwa ada kekurangan, saya kira tidak ada satu karya di dunia ini yang sempurna. Tapi segala kekurangan yang dimiliki, dapat menjadi motivasi agar melangkah lebih jauh lagi untuk memperbaiki kekuarangan dan memberi kekuatan dan harapan baru. Kami percaya Bank NTT ini, punya andil bangun daerah di NTT, termasuk Matim,” ungkapnya.

Romo Josi menambahkan, para siswa di lembaga Seminari Kisol, juga sering mendapat sosialiasi tentang dunia perbankan oleh pihak Bank NTT Cabang Borong. Termasuk sebagai narasumber dalam kegiatan-pelatihan di BLK Seminari Kisol. Sehingga Dia pun menyampaikan terima kasih atas semua itu. Kedepan Romo Josi juga tetap berharap kegiatan serupa atau hal lain, bisa berbagi dengan siswa di lembaga itu.

“Saya berharap kiprah Bank NTT ini lebih luas lagi untuk kesejahteraan masyarakat Matim. Bank NTT ikut berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Matim melalui fungsi intermediasi dan layanan jasa Perbankan,” tutup Romo Josi.

Pemimpin Cabang (Pinca) Bank NTT Borong, Nurchalis Tahir, membenarkan perihal kerja sama yang telah dibangun bersama Seminari Kisol, dan mengharapkan kemitraaan ini tetap terjaga dengan baik. Sebagai lembaga keuangan daerah, Bank NTT berfungsi sebagai pelopor, penggerak ekonomi di daerah.

“Kita tahu Seminari Kisol ini tempat untuk menciptakan kader dengan kualitas SDM yang baik. Sehingga kita merasa di situ salah satu pintu masuk menuju kesejahteraan Matim. Bank NTT yang pasti selalu siap melayani masyarakat Matim dengan lebih sungguh,” ujar Nurchalis. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS