Kupang, KN – Danrem 161 Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Imam Budiman dinyatakan meninggal dunia di RSUD W.Z Johannes Kupang karena serangan jantung.

Dari kronologi yang diterima media ini, Brigjen TNI Imam Budiman sempat menjalani perawatan di rumah, sebelum meninggal dunia di rumah sakit.

Berikut kronologi lengkap perawatan Brigjen TNI Imam Budiman yang diterima media ini:

Pada pukul 13.45 Wita Danrem 161/WS mengeluh nyeri dada menjalar sampai ke punggung belakang dan mengeluh mual seperti masuk angin. Setelah itu, almarhum menelpon Dandenkes agar dikirimkan dokter beserta alat rekam jantung.

Selanjutnya dokter langsung ke kantor Makorem 161/WS, sesampainya di Ruang Danrem di pasang O2 4 LPM dan di suntik obat anti nyeri, dan pemasangan rekam jantung. Kemudian dr. Melaporkan kepada Dandenkes hasil EKG Danrem 161/WS, selanjutnya karena adal hal yang perlu di sampaikan tentang rekam EKG yang mengindikasikan adanya gejala serangan jantung akut.

Pukul 13.50 Wita, Dandenkes tiba di Korem dan langsung menghadap Danrem 161/WS, pada saat itu untuk istirahat di rumah, penyampaian Dandenkes bahwa asil rekam jantung terdapat indikasi infak miokard (penyempitan pembuluh darah jantung).