Ketika di rumah sakit telah dilakukan tindakan dan pemberian obat-obatan untuk merangsang kontraksi jantung agar kembali bekerja. Setelah dilakukan kurang lebih 1 jam oleh Tim medis pasien tidak respon dan meninggal. Saat ini jenazah Danrem 161/WS masih di RS RSUD Prof. Dr. W Z Johanes Kupang beserta para Kasi Korem 161/WS. (*)