Ia berharap pelantikan pengurus baru menjadi titik awal kebangkitan olahraga biliar di NTT sekaligus memperkuat kontribusi cabang tersebut dalam pencapaian target prestasi daerah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelantikan Yohanes FR Laga Tapobali mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat konsolidasi dan menyusun langkah nyata pengembangan olahraga biliar di NTT.

“Kami yakin sinergi antara PB POBSI, POBSI NTT, pemerintah daerah, dan KONI akan melahirkan prestasi olahraga biliar yang membanggakan,” ujarnya.

Yohanes menjelaskan, agenda pelantikan mencakup pengukuhan dan pelantikan pengurus DPD POBSI NTT serta pengurus DPC Kota Kupang, Kabupaten TTS, TTU, dan Belu untuk masa bakti 2026-2030.

Selain itu, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas program kerja organisasi sebagai landasan pembinaan atlet dan pengembangan olahraga biliar di daerah.

“Mari jadikan POBSI sebagai rumah besar yang mampu menyatukan seluruh insan olahraga biliar di NTT,” pungkasnya. (*)