“Setiap anggota yang memegang senpi dinas harus memiliki kemampuan, disiplin, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Penggunaan senpi harus sesuai prosedur, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun kedinasan,” tegas Kombes Djoko.

Mantan Kapolres Pamekasan tersebut menambahkan bahwa program berkala ini merupakan bagian dari pembinaan agar personel tetap bertindak secara profesional, humanis, dan terukur dalam menjalankan tugas kepolisian di lapangan.

Latihan menembak yang krusial untuk mengasah kemahiran personel ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Setelah dimulai kemarin, rangkaian kegiatan pembinaan kapasitas ini masih terus dilanjutkan pada hari ini, Sabtu (30/5). Kapolresta berharap seluruh anggota dapat memanfaatkan momentum hari ini dengan optimal demi meningkatkan kemahiran mereka. (agn)