KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang melalui Asisten I Pembangunan Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan moral dalam menjaga lingkungan. Hal ini disampaikannya saat mewakili Penjabat Wali Kota Kupang dalam aksi bersih sungai di Bendungan Dendeng, Selasa (26/5).
Dalam sambutannya, Hengky menekankan bahwa sungai adalah nadi kota yang menentukan kualitas hidup warga. Ia mengapresiasi kolaborasi dengan BBWS NT II sebagai langkah awal menanamkan kesadaran kolektif.
“Menjaga sungai adalah tanggung jawab antar generasi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk anak cucu kita nanti. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita butuh kolaborasi seluruh kalangan. Perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten, seperti tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Hengky.
Hengky juga merespons keresahan masyarakat terkait nasib nelayan yang harus mengeluarkan biaya operasional lebih besar karena sulitnya mendapatkan ikan akibat pencemaran.
Menurutnya, masalah sampah dan limbah domestik bukan hanya soal kebersihan, melainkan persoalan ekonomi bagi masyarakat kecil.
“Kita akan terus lakukan sosialisasi dan koordinasi lintas OPD, termasuk dengan Dinas PU dan DLHK untuk merespons kebutuhan sarana kebersihan hingga penataan infrastruktur yang diusulkan warga,” tambahnya.
Ia menutup dengan optimisme bahwa semangat kebersamaan di Kali Dendeng akan membawa cahaya perbaikan bagi ekosistem lingkungan di Kota Kupang. (*)



Tinggalkan Balasan