Program intervensi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan kelembagaan desa, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah pelatihan kerajinan tenun, khususnya pewarnaan benang, sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kreativitas para penenun lokal. Selain pelatihan, pemerintah juga memberikan bantuan benang dan bahan pewarna untuk mendukung keberlanjutan usaha tenun masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan mampu mendukung pelestarian budaya daerah sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Flori Rita.
Di bidang kesehatan dan perlindungan sosial, pemerintah juga memberikan sosialisasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial dan akses layanan kesehatan yang layak dan terjangkau. Selain sosialisasi, masyarakat Desa Oenai juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.



Tinggalkan Balasan