Kupang, KN – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Taman Nostalgia pada Kamis malam (2/4/2026), saat ribuan jemaat dan masyarakat mengikuti Prosesi Jalan Salib ke-10 yang diselenggarakan Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang.
Kegiatan bertema “Kristus Bangkit Memburu Kemanusiaan Kita” ini turut dihadiri Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jefri Pelt, Ketua Majelis Klasis Kota Kupang, Delviana Poyck-Snae, serta jajaran majelis klasis dari berbagai daerah, termasuk Kupang hingga Batam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa prosesi jalan salib bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol harapan di tengah penderitaan.
“Jalan salib mungkin berliku dan penuh tantangan, tetapi di balik itu ada harapan. Pengorbanan dan kesunyian berujung pada kebangkitan. Karena itu, kita tidak boleh putus asa,” ujarnya.
dr. Chris juga mengajak kaum muda untuk berani memikul tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting bukan hanya sebagai generasi penerus, tetapi juga sebagai penentu arah masa kini.



Tinggalkan Balasan