“Orang tua harus menjadi bagian dari pendidikan anak. Alumni juga bisa terlibat membantu sekolah agar kualitas pendidikan semakin baik,” kata Melki.
Di sisi lain, Melki menilai pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, serta seni dan budaya. Kegiatan pentas seni sekolah dinilai menjadi salah satu ruang penting bagi anak untuk mengembangkan potensi tersebut.
“Manusia yang utuh bukan hanya pintar secara ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kepekaan seni dan budaya. Kegiatan seperti pentas seni memberi ruang bagi anak-anak untuk berkembang,” ujarnya.
Melki juga menyinggung peran SDK Don Bosco 3 Kupang dalam melahirkan pemimpin daerah. Ia menyebut dirinya dan Wali Kota Kupang Christian Widodo sama-sama pernah menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
“Sejarah mencatat Wali Kota Kupang dan Gubernur NTT sama-sama pernah bersekolah di Don Bosco. Ini menunjukkan sekolah ini telah melahirkan banyak pemimpin,” katanya.
Ia berharap para siswa yang tampil dalam pentas seni tersebut kelak dapat meraih prestasi lebih tinggi dan menjadi pemimpin di berbagai bidang.





Tinggalkan Balasan