Ia menegaskan bahwa pembangunan NTT dijalankan dengan semangat NTT Centris, yakni dengan menggandeng seluruh kabupaten/kota di NTT dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang saling terkoneksi.
Pertumbuhan pariwisata di Labuan Bajo, misalnya, diharapkan turut menarik pertumbuhan di wilayah lain seperti Rote, Alor, Sumba, dan Flores secara umum.
Akademisi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Apolonaris Gai, menilai bahwa dalam satu tahun kepemimpinan Melki–Johni, fokus utama diarahkan pada pembangunan fondasi tata kelola pemerintahan, dengan kecenderungan kuat pada desain good governance.
Ia juga menyoroti relasi eksekutif dan legislatif yang relatif stabil dan sangat baik, sehingga mampu mendukung agenda pembangunan daerah. Menurutnya, periode satu tahun ini merupakan fase konsolidasi yang penting dalam memperkuat arah dan stabilitas pemerintahan.
Sementara itu, pengamat ekonomi James Adam menyoroti pentingnya penguatan implementasi program One Village One Product (OVOP) agar benar-benar menghasilkan produk unggulan yang bernilai tinggi dan berkelanjutan.



Tinggalkan Balasan