“Di lokasi rawan longsor dan bencana, alat berat seperti loader dan excavator selalu standby. Seperti kejadian di Flores pada Desember lalu, kami langsung melakukan mobilisasi,” ungkap Janto.

BPJN NTT juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, BMKG, serta dinas terkait dalam penanganan darurat. Bahkan, bantuan juga diberikan untuk ruas jalan di luar kewenangan jalan nasional apabila dibutuhkan.

“Kami siap membantu, tidak hanya untuk jalan nasional, tetapi juga jalan kabupaten atau ruas lainnya jika memang diperlukan,” tutupnya. (*/ab)