“Program-program prioritas Pemerintah Provinsi NTT yang telah berjalan juga akan kembali kita review dan pertajam agar lebih tepat sasaran, khususnya bagi wilayah-wilayah yang masih tertinggal, dengan angka stunting dan kemiskinan ekstrem yang tinggi,” tegas Gubernur Melki.

Dalam amanat yang sama, Gubernur Melki turut menyoroti insiden tenggelamnya kapal di kawasan destinasi wisata super premium Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, yang mengakibatkan korban warga negara asing asal Spanyol. Ia menegaskan bahwa tim penyelamat gabungan akan terus melakukan operasi pencarian.

“Selain menyangkut aspek kemanusiaan, peristiwa ini juga berkaitan dengan reputasi Provinsi NTT dan nama baik bangsa di tingkat internasional. Kita doakan bersama agar seluruh korban dapat segera ditemukan,” pungkas Gubernur Melki. (rdt/ab)