“Program ini akan didukung oleh perbankan dan pemerintah, sehingga pengusaha UMKM dan IKM tidak hanya mampu berproduksi, tetapi juga berpikir dan bertindak sebagai pengusaha profesional,” jelasnya.
Keempat, pasar. Sebagai prasyarat terakhir, NTT Mart dihadirkan sebagai solusi konkret penyediaan pasar bagi produk-produk lokal. NTT Mart menjamin produk UMKM dan IKM yang memenuhi standar kualitas dapat terserap pasar dan dipasarkan secara luas, baik kepada masyarakat NTT maupun wisatawan nasional dan internasional.
“Dengan demikian, rantai produksi hingga pemasaran dapat terhubung secara utuh dan berkelanjutan,” ungkap Gubernur NTT.
Melalui pemenuhan empat prasyarat ini, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa pengembangan UMKM dan IKM bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata untuk membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, mandiri, dan berdaya saing.
Pemerintah Provinsi NTT menargetkan pembangunan NTT Mart di seluruh kabupaten/kota se-NTT, dengan tahun ini menjadi momentum percepatan realisasi. Gubenur Melki menegaskan komitmen yang kuat untuk menggerakkan ekonomi rakyat dengan menuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh kabupaten di Provinsi NTT.



Tinggalkan Balasan