Pemerintah Provinsi NTT menargetkan pembangunan NTT Mart di seluruh kabupaten/kota se-NTT, dengan tahun ini menjadi momentum percepatan realisasi. Gubenur Melki menegaskan komitmen yang kuat untuk menggerakkan ekonomi rakyat dengan menuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh kabupaten di Provinsi NTT.

“Ini adalah peluncuran NTT Mart yang ke-10. Setelah Natal kita luncurkan lagi di kabupaten-kabupaten yang belum. Tahun ini harus kita tuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh NTT.” Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing, dalam laporannya, menyampaikan bahwa NTT Mart Manggarai Barat merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi NTT dan Dekranasda Manggarai Barat.

“Saat ini, NTT Mart Manggarai Barat menampilkan 323 produk, dari 32 pengusaha IKM lokal. Dalam laporannya, Sony Libing menegaskan komitmen anggaran tahun depan lebih dari Rp200 juta untuk penambahan dan pembelian produk lokal yang akan dipasarkan dalam NTT Mart Manggarai Barat. Manggarai Barat diposisikan sebagai etalase seluruh produk NTT, seiring perannya sebagai pintu masuk utama pariwisata NTT.” Ujar Sony.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menyampaikan apresiasi atas program strategis Pemerintah Provinsi NTT yang dinilai sebagai wujud nyata gerakan ekonomi rakyat, dimana masyarakat ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan ekonomi.

“NTT Mart adalah awal kebangkitan ekonomi rakyat NTT dan Manggarai Barat. Ini adalah kerja kolaborasi yang konkret antara provinsi dan kabupaten,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya kecukupan modal, pemanfaatan teknologi, ketersediaan stok produk dari kampung-kampung, serta penataan NTT Mart agar memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan.

_*Gerakan Bersama Membeli Produk Lokal*_

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Melki mendorong keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menggerakkan ekonomi rakyat dengan memprioritaskan penggunaan dan pembelian produk lokal melalui NTT Mart. Kebijakan ini dirancang dengan perhitungan yang terukur, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga ASN diharapkan dapat menjadi bagian aktif dari gerakan mencintai produk lokal sekaligus memperkuat ekonomi daerah.