Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa insentif fiskal Rp786 miliar yang disiapkan bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan instrumen penggerak agar daerah terus memperkuat kebijakan stabilisasi harga dan layanan digital yang inklusif.
Gubernur Melki memastikan NTT akan memanfaatkan momentum tersebut. “Komitmen kami adalah memperluas ekosistem ekonomi digital yang ramah bagi masyarakat dan dunia usaha. Semoga NTT terus melaju dan memberi manfaat yang lebih besar bagi warganya,” katanya.
Dengan capaian ini, NTT masuk dalam deretan provinsi yang dinilai mampu menyambut transformasi ekonomi digital dengan langkah konkret, sebuah fondasi penting bagi pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan, melalui percepatan digitalisasi dalam berbagai layanan publik. (*/llt/ab)







Tinggalkan Balasan