Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yakni pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029, yang bukan saja tinggi, tetapi juga harus berkelanjutan, berkualitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah.

“NTT saat ini lagi menarik minat banyak pihak. Kami terus membuka kerja sama, kemarin dengan Jawa Timur, tercatat transaksi dalam misi dagang capai 1,882 Triliun. Besok kami akan menjalin kerja sama tiga provinsi, NTT, NTB, Bali, untuk mengatur ekonomi kawasan Nusa Tenggara-Bali, ini tentu akan saling dukung dan menjadi kuat diantara kita,” ungkap Gubernur Melki.

Gubernur Melki juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT memastikan dua hal dalam mendorong ekonomi daerah, yakni hilirisasi dan industrialisasi. Program One Village One Product, One Community One Product, One School One Product, didorong untuk membentuk hilirisasi dalam masyarakat. Menurut beliau potensi sumber daya yang dimiliki NTT cukup kaya, dan pengelolaan produk-produk NTT membutuhkan nilai tambah yang didorong oleh kreativitas.

“Jadi kalau hilirisasi sudah jalan, itu pasti ada industri, tapi syaratnya ada hilirisasi dulu. Saya yakin NTT bisa, karena sumber daya kita lengkap, paling tidak sektor peternakan, pertanian, perikanan, juga potensi komoditas kakao, saya yakin NTT ini bisa,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur NTT juga menegaskan bahwa potensi yang dimiliki NTT perlu ditindaklanjuti dengan kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, sektor swasta, akademisi, masyarakat, dan seluruh elemen terkait untuk menghasilkan langkah nyata dalam meningkatkan investasi, memperkuat rantai pasok, membangun ekosistem UMKM yang tangguh, memperluas digitalisasi ekonomi, serta memperkuat stabilitas makro melalui kebijakan yang progresif dan responsif.

Di akhir paparannya, Gubernur Melki juga mengingatkan dan menginstruksikan kepada para narasumber untuk turut membantu merumuskan strategi yang relevan dengan situasi NTT pada ruang tukar pikiran yang istimewa tersebut.

“Akhirnya, saya mengajak kita semua menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi. Dengan sinergi yang solid, saya yakin NTT mampu bergerak lebih cepat, membuka lebih banyak peluang ekonomi, dan menghadirkan pertumbuhan yang benar-benar inklusif bagi seluruh masyarakat, untuk mendorong terwujudnya NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” pungkas Gubernur Melki. (Biro Adpim)