Dalam momentum tersebut, Gubernur Melki Laka Lena juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT sedang merumuskan peraturan untuk memperkuat jam belajar dan jam ibadah terkhusus bagi siswa siswi.
“Kami sekarang sedang rumuskan regulasi terkait jam belajar, yang didalamnya juga atur terkait quality time bersama orang tua, keluarga. Tujuan dari ini semua untuk membangun kualitas keluarga sebagai tiang pendidikan utama anak-anak dan pendekat hubungan dengan Tuhan,” terang Gubernur Melki.
“Karena itu, saya meminta kepada semua siswa siswi, para Guru dan kita semua yang hadir, untuk mendorong kebiasaan membaca, menulis, dan beribadah di rumah, dengan menyediakan waktu khusus pada pukul 17.30-19.00 dengan pengecualian pada hari Sabtu,” tambahnya.
Menurut Gubernur Melki, langkah-langkah yang Ia jelaskan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak perubahan yang signifikan, mengingat juga situasi dan kondisi saat ini menunjukkan peningkatan angka kasus HIV/AIDS, khususnya di kalangan usia produktif dan remaja.



Tinggalkan Balasan