Ia menerangkan akan banyak hal positif dan nilai edukatif dalam penyelenggaraan Kemah Budaya Tahun 2025 selama 3 hari ke depan.
“Selama tiga hari kedepan adik-adik semua akan mengikuti banyak kegiatan positif dan edukatif seperti : Workshop seni untuk mengasah kreativitas dalam bidang tari, musik, teater, dan seni rupa; Diskusi budaya guna memperdalam wawasan serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya bangsa; Pemilihan Duta Budaya untuk melahirkan generasi muda yang aktif melestarikan budaya; Outbond dan kunjungan ke museum daerah sebagai sarana belajar budaya secara langsung; Pertunjukan seni yang menampilkan beragam kreativitas peserta; serta Malam api unggun sebagai penutup yang menggambarkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh peserta kemah budaya,” terang Gubernur Melki.
Lebih lanjut Gubernur menekankan pelestarian dan perlindungan karya budaya akan terus didukung oleh pemerintah. “Upaya yang ditempuh oleh UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT melalui kegiatan Kemah Budaya ini akan memberikan ruang bagi terjalinnya relasi berkelanjutan antara masyarakat dan pemerintah dalam pemajuan kebudayaan,” kata Gubernur Melki.



Tinggalkan Balasan