“Kami ingin membangun kualitas pendidikan melalui budaya baca tulis hitung, mulai dari rumah, membangun kualitas keluarga sebagai tiang pendidikan utama anak-anak, dan bangun kedekatan keluarga bersama Tuhan,” terang Gubernur Melki.
Aspek lain yang menjadi fokus dari regulasi ini, adalah peningkatan mutu sekolah. Hal ini meliputi peningkatan kapasitas guru, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, buku pelajaran yang berkualitas, serta metode pengajaran yang edukatif dan menggugah semangat belajar siswa.
Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen, untuk memberikan pelatihan rutin kepada para guru agar mampu mentransfer ilmu pengetahuan, teknologi, nilai karakter dan moral, serta keterampilan kewirausahaan.
“Kami ingin guru di NTT menjadi agen perubahan yang andal. Karena itu, pelatihan dan peningkatan kompetensi mereka menjadi prioritas,” tambahnya.
Gubernur Melki juga menekankan pentingnya pelibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, pelaku usaha, dan elemen strategis lainnya dalam mendukung pendidikan anak-anak di lingkungan masing-masing.



Tinggalkan Balasan