“Struktur harus dievaluasi. Bidang-bidang yang tidak kredibel perlu ditata kembali, agar pembinaan prestasi bisa dilakukan secara optimal. Apalagi NTT akan menjadi tuan rumah PON pada 2028. Ini bukan main-main,” tegasnya.
Dr. Semuel Haning menekankan bahwa, figur Ketua Umum KONI NTT mendatang, harus memiliki kepemimpinan yang kuat, serta visi dan misi yang jelas dalam memajukan olahraga di NTT, baik di kancah nasional maupun internasional.
“Tanpa figur yang kuat, KONI akan lemas. Bagaimana bisa bicara prestasi kalau tidak ada arah yang jelas?” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kebutuhan dasar atlet dan pelatih, seperti dukungan gizi dan pembiayaan yang memadai.
“Prestasi tidak bisa dicapai tanpa gizi yang cukup. Gizi di sini maksudnya adalah dukungan dana untuk pembinaan atlet di semua cabang olahraga,” tambahnya.
Meski belum menyebutkan secara eksplisit siapa yang akan didukung oleh Pertina NTT, Dr. Semuel Haning memastikan bahwa, organisasi yang dipimpinnya punya jagoan, dan akan berperan aktif dalam proses pemilihan Ketua Umum KONI NTT.



Tinggalkan Balasan