Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Kepala Dinas Perkebunan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, menerima audiensi dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang diwakili oleh Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu, Normansyah Hidayat, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT, Adi Setiawan.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Kamis (9/10/2025) sore tersebut, membahas potensi besar sektor perkebunan, khususnya kakao, serta rencana pengembangannya melalui program hulu–hilir terpadu di NTT.
Gubernur Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa NTT memiliki potensi yang besar di sektor perkebunan, terutama pada komoditas kakao dan kelapa.
“Kita mulai dulu dengan yang ada. Entah besar atau kecil, yang penting dimulai dulu agar bisa menjadi contoh untuk pengembangan ke depan,” ujar Gubernur.
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat, menjelaskan bahwa program ini akan menjadi model percontohan nasional bagi pengembangan kakao di daerah lain.



Tinggalkan Balasan