Kupang, KN – Upaya penanganan darurat bencana cuaca ekstrem yang mengakibatkan banjir bandang yang melanda Kabupaten Nagekeo pada Senin, (8/9/2025) terus dimaksimalkan.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan Pemerintah Provinsi NTT akan terus bergerak memastikan penanganan cepat bencana di wilayah ini.

“Kami telah rapat bersama untuk mengatasi masalah yang ada, dan setelah mencermati segala yang ada, saya langsung menghubungi BNPB di Jakarta untuk mengirim helikopter, dan per hari ini (11/9/2025) juga Wakil Menteri PU sudah tiba di Nagekeo,” ujar Gubernur Melki di hadapan awak media usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Provinsi NTT.

Dijelaskan Melki Laka Lena, kerja sama dan kolaborasi lintas instansi untuk penanganan bencana ini telah dilakukan sejak hari pertama kejadian untuk memastikan para korban dan warga terdampak bencana mendapatkan bantuan darurat bencana sesegera mungkin.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Nagekeo ini berdampak pada 14 desa di tiga kecamatan, yakni Mauponggo, Nangaroro, dan Boawae.