Ia juga memperkenalkan NTT Mart, sebuah platform distribusi produk hilirisasi UMKM dari desa-desa, yang akan dikembangkan melalui program One Village One Product (OVOP).
Bupati Ende Dorong Strategi Inovatif Tingkatkan PAD
Sementara itu, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, menegaskan komitmen Pemkab Ende untuk mempercepat pelaksanaan program strategis nasional.
Ia menyebut, Ende menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp150 miliar pada 2025 dan tengah mencari terobosan kreatif untuk mencapainya.
Langkah-langkah yang ditempuh antara lain pembentukan tim TP2D untuk memetakan kebocoran anggaran, efisiensi belanja dan perjalanan dinas, intensifikasi pajak, serta perbaikan tata kelola parkir, pasar, dan sektor jasa seperti hotel dan restoran.
“Berbagai event berbasis CSR dan sponsorship juga akan digalakkan agar tidak membebani APBD namun tetap mendorong pertumbuhan ekonomi dan UMKM,” jelasnya.
Bupati Yosef juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi NTT untuk mengintervensi pembangunan jalan provinsi antar kecamatan di Ende, serta menyampaikan apresiasi atas dukungan BPJS Ketenagakerjaan yang telah menjangkau 9.731 pekerja rentan di daerahnya.



Tinggalkan Balasan