Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat berdialog dengan massa aksi, membuktikan dirinya sebagai mantan aktivis yang jago dalam berdiplomasi.

Waketum DPP Partai Golkar ini membuktikan, bahwa meski saat ini dirinya menyandang jabatan sebagai pejabat publik yakni Gubernur NTT, namun dia punya sentuhan magis yang mampu meredam massa aksi hingga, bubar dengan damai dan kondusif.

Saat berdialog, Gubernur Melki menegaskan bahwa, pemerintah daerah bersama DPRD NTT akan meneruskan semua tuntutan ke pemerintah pusat.

“Tuntutan yang menjadi ranah pemerintah pusat akan kami sampaikan. Yang menjadi tanggung jawab kami akan kami bahas dan tindak lanjuti,” jelas Melki.

Ia juga menekankan pentingnya dialog dalam membangun demokrasi yang sehat, serta berterima kasih atas kehadiran massa aksi yang tetap menjaga situasi kondusif.

Menanggapi tuntutan soal kematian aktivis dan isu TPPO, Melkiades menyatakan keprihatinan dan menyebut bahwa pemerintah akan mengawal proses hukum bersama instansi terkait.

“Kami juga bersedih dengan situasi ini. Semua elemen, mahasiswa, pemerintah, aparat, buruh, nelayan, ojol, punya mimpi yang sama. Kami pastikan proses hukum berjalan baik, termasuk di NTT,” ungkapnya.