Ia menekankan perlunya edukasi dan sosialisasi berkelanjutan terkait geothermal di daerah potensial. Hal ini, katanya, penting agar masyarakat lebih memahami manfaat energi panas bumi dan mengurangi potensi gejolak dalam proses pembangunan.
“Kami berharap ada advokasi lebih intens dari PLN maupun PGE, termasuk melibatkan tokoh agama seperti Bapak Uskup di Flores, agar masyarakat semakin percaya pada manfaat geothermal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD NTT, Petrus Christian Mboeik, menyebut kunjungan ke Kamojang memberikan keyakinan baru mengenai manfaat dan keamanan pengembangan panas bumi.
“Setelah melihat langsung di Kamojang, kami semakin yakin bahwa pembangunan panas bumi tidak berbahaya. Jika dikelola dengan baik, hasilnya pun akan baik,” tegas Petrus.
Menurutnya, Flores memiliki potensi geothermal yang sangat besar dan harus dimanfaatkan secara optimal. Ia mendorong PLN dan para pengembang untuk konsisten memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Melalui kunjungan ini, kami semakin percaya diri mengajak semua pihak maju bersama, sekaligus menyerukan pentingnya pemanfaatan geothermal dalam agenda pembangunan di NTT,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan