Waingapu, KN – Sebuah kartu berlogo hijau berpindah tangan di senuah rungan kantor Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Di balik kartu itu, tersimpan janji perlindungan bagi ribuan pekerja sektor informal yang selama ini bekerja dalam ketidakpastian.
Dari petani yang bergulat dengan cuaca, tukang ojek yang melintas jalan berdebu, hingga penjual ikan yang menempuh jarak puluhan kilometer.
Hari itu, Senin (25/8/2025), Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Bank NTT meluncurkan program pembagian kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dan pembukaan rekening Bank NTT.
Inisiatif ini adalah bagian dari kebijakan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma untuk melindungi 100 ribu pekerja rentan di seluruh provinsi.
Visi Melki–Johni: Perlindungan Inklusif untuk Pekerja Kecil
Sejak awal masa kepemimpinannya, duet Melki–Johni menegaskan arah pembangunan NTT yang berpusat pada rakyat kecil. Mereka menyadari, mayoritas pekerja di NTT menggantungkan hidup pada sektor informal, yang rawan terhadap risiko kecelakaan kerja, sakit, maupun kehilangan pendapatan.



Tinggalkan Balasan