Ia juga berpesan agar anggota Paskibraka menjadi duta anti-kekerasan di sekolahnya masing-masing nanti.
“Jangan jadi pelaku dan jangan jadi korban perundungan. Jangan membully teman, dan jangan biarkan diri kalian menjadi korban bully. Jadilah agen perubahan yang punya kualitas diri yang baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Plt. Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing, turut memberikan apresiasi berupa tabungan senilai Rp.1 juta bagi setiap anggota Paskibraka Provinsi NTT Tahun 2025.
Salah satu anggota Paskibraka, Rambu Malo asal Kabupaten Sumba Timur, turut menyampaikan kesannya.
“Sepulang dari sini, saya akan melatih adik-adik di sekolah karena ada ekstrakurikuler Paskibra. Pengalaman ini akan saya bagikan agar semakin banyak generasi muda yang bersemangat dalam pengembangan bakatnya,” katanya.
Audiensi ditutup dengan doa dan harapan agar para anggota Paskibraka Provinsi NTT 2025 terus menyalakan semangat kebangsaan, menjadi teladan di lingkungan masing-masing, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia. (*/ab)



Tinggalkan Balasan