Ia menambahkan, setiap angkatan Paskibraka akan menjadi komunitas khusus yang memiliki jejaring kuat, bahkan banyak di antara mereka yang nantinya berkarier di TNI, Polri, IPDN, sekolah kedinasan lain, maupun jalur profesi lainnya. Karena itu, komunikasi dan persaudaraan antar anggota perlu terus dipelihara.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma menekankan pentingnya perubahan sikap dan kebiasaan setelah menjadi anggota Paskibraka.
“Harus ada perubahan dalam attitude. Belajarlah mandiri, jangan hanya mengharapkan hal yang mudah. Beranilah keluar dari zona nyaman. Orang sukses itu rajin, tekun, pantang menyerah, dan mau belajar,” pesan Wagub Johni.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih, menyampaikan rasa bangganya pada ke-44 Anggota Paskibraka NTT yang telah berhasil menunaikan tugasnya. Ia menilai capaian para anggota Paskibraka merupakan hasil kerja keras dan kedisiplinan yang harus terus dijaga.
“Kalian adalah aset masa depan NTT. Komunitas Paskibraka ini istimewa, dan jejaring pertemanan yang terbentuk sangat berguna ke depan,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan