Dr. Fanggidae juga menyampaikan bahwa Jamkrida akan fokus berorientasi pada kerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki misi dan kepedulian terhadap penanganan kelompok disabilitas.

Ia mencontohkan, salah satu fokus kerja sama antara Indonesia dan Australia saat ini adalah pemberdayaan kelompok disabilitas. Sehingga kegiatan berbagi kasih ini, diharapkan dapat mendorong perhatian lebih besar dari Pemerintah Provinsi NTT.

“Ini juga merupakan salah satu misi Gubernur dan Wakil Gubernur yang menjabat saat ini. Kami berharap bantuan kecil ini dapat membantu pengurus yayasan dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Atas nama pimpinan dan segenap karyawan PT. Jamkrida NTT, Dr. Frits Fanggidae mengucapkan salam hormat dan terima kasih kepada pengurus Yayasan Asuhan Kasih, terutama untuk anak-anak yang menghuni panti asuhan tersebut.

“Semoga ini bukan bantuan terakhir, dan Tuhan memberkati segala usaha baik kita dalam mengelola dan mengembangkan yayasan dan pendidikan di sini,” timpalnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Asuhan Kasih, Alexander De Fretes, menjelaskan perkembangan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dikelola yayasan tersebut.