“Semua sudah diajukan. Secara aturan, pertengahan bulan Agustus nanti sudah dilakukan fit and proper test. Kita tunggu saja,” jelas Frans Gana.
Dia menyebut, dari sekian nama, Yohanis Landu Praing yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, diusulkan untuk mengisi jabatan Direktur Utama Bank NTT yang defenitif.
“Pak Landu Praing sebenarnya sudah mundur dari calon Dirut, tapi karena sudah dalam keputusan RUPS, maka kami tidak bisa batalkan. Tetap diusulkan,” ungkapnya.
Sedangkan, lanjut dia, Kepala Divisi Umum Bank NTT Rahmat Saleh Boby, juga diusulkan menjadi calon Direktur Umum dan SDM Bank NTT. Keputusan itu sudah disepakati dalam RUPS.
Frans Gana menambahkan, Rapat Dengar Pendapat atau RDP antara Komisi III DPRD dan Bank NTT juga membahas kinerja Bank NTT, khusunya untuk pemenuhan PAD.
“Tadi kita juga membahas tentang bagaimana dukungan Bank NTT terhadap target PAD Rp2,8 triliun yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tandas Frans Gana. (*)



Tinggalkan Balasan