“Kita ini mau rakyat jadi kuat, bukan jadi peminta-minta. Ekonomi Pancasila itu gotong royong, pemberdayaan. Kita ingin rakyat punya daya, produktif, dan mandiri,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Zulkifli menyerukan seluruh kader untuk bekerja tanpa henti dan tidak hanya aktif menjelang pemilu. Ia menegaskan bahwa kemenangan partai bukan ditentukan oleh jabatan struktural, melainkan oleh kinerja nyata di lapangan.
“Jangan tunggu pemilu baru sibuk. Kita ini mau membangun, bukan cuma cari kursi. Yang penting kerja nyata, punya relawan, ketemu rakyat. Itu baru politik yang benar,” pungkasnya.
Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi momen konsolidasi awal PAN menuju target masuk 4 besar nasional di Pemilu 2029. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan