Ia menyampaikan, ke depan HIPMI ingin memberikan ide atau gagasan kepada pemerintah Provinsi NTT terkait pengelolaan Pasar Digital. “Kami memberikan usulan terkait pasar ikan yang ada di Oeba. Biasanya orang jual ikan harus di pasar. Tapi sekarang sudah melalui TikTok. Hanya saja, kami berpikir bahwa harus ada infrastruktur pendukung seperti jaringan. Mungkin kita bisa menyiapkan jaringan yang baik di pasar tradisional, sehingga pedagang bisa memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan barang dagangannya,” jelas Restu Dupe.
Selain pasar digital, Restu menegaskan, HIPMI juga ingin memberikan masukan kepada pemerintah Provinsi NTT untuk bekerja sama dengan kurir, dalam rangka membantu menghantarkan pesanan kepada konsumen. “Ini akan memiliki multy player effect. Dari sisi pendapatan terbantu, dari sisi konsumen juga terbantu, dan juga membantu teman-teman ojek online,” terangnya.
Benahi Internal HIPMI NTT
Sementara itu, terkait dengan manajemen internal organsiasi HIPMI NTT, Restu Dupe mengatakan, dirinya ingin membenahi internal HIPMI NTT dengan membuat data base HIPMI NTT.





Tinggalkan Balasan