“Kami ingin semua yang terlibat, pemerintah, perusahaan, akademisi, masyarakat, duduk bersama, mendengar apa adanya, dan menyelesaikan ini secara transparan,” tambah Melki.

Potensi Besar, Realisasi Masih Rendah

Sejak ditetapkan sebagai Pulau Panas Bumi oleh Kementerian ESDM pada 2017, Flores menyimpan potensi panas bumi sebesar 820 megawatt (MW) dari total 1.149 MW potensi geothermal di NTT. Namun, pemanfaatannya masih sangat rendah, baru mencapai sekitar 20,5 MW atau 1,78 persen dari total potensi.

“Kita tidak ingin pembangunan PLTP menyisakan ketidakadilan, merusak lingkungan, atau meninggalkan masyarakat dalam kesulitan. Geothermal ini harus jadi rahmat, bukan kutukan,” tegas Gubernur.

Pemprov Siap Jadi Penjaga Keadilan Energi

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma turut menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus menjadi fasilitator utama dalam proses transisi energi, dengan pendekatan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan.

“Transisi energi bukan sekadar soal teknologi dan investasi, tetapi soal nasib manusia. Rakyat kami tidak boleh hanya jadi penonton, apalagi korban,” ujar Johni.