Kesepakatan hari ini selain memperluas kerja sama lintas sektor dengan Bank Jatim, juga memperkuat kinerja Bank NTT mendukung pelaksanaan One Village One Product (OVOP), yang menjadi oerintasi dan program ekonomi NTT ke depan, yang mendorong produksi berbasis potensi lokal, dan gerakan Beli NTT, untuk menjaga market NTT tetap memberi ruang bagi produksi barang NTT di jual melalui pasar NTT mart yang dibangun se NTT.
Di luar gedung pertemuan, langit Kupang memutih oleh awan musim kemarau. Tapi di lantai atas kantor pusat Bank NTT, optimisme sedang tumbuh. Tak hanya bagi para bankir, tapi juga petani, nelayan, dan pelaku UMKM di pelosok-pelosok Timor, Flores, Alor, dan Sumba serta kepulauan ainnya yang menanti kucuran kredit dari bank daerahnya sendiri.
“Kalau modal sudah kuat, kepercayaan publik akan tumbuh, dan Bank NTT akan makin mampu hadir di tengah kebutuhan rakyat,” kata Gubernur Melki.
Langkah Melki hari ini mungkin tak langsung terlihat hasilnya. Tapi di atas lembar-lembar dokumen yang diteken siang tadi, tersimpan harapan besar bahwa NTT sedang bergerak menuju kemandirian ekonomi lewat tangan dingin sang gubernur dan kekuatan triliunan rupiah perbankan daerah.
Manajemen Bank NTT menyambut hangat dukungan penuh gubernur. Plt. Direktur Utama Bank NTT, Yohanis Landu Praing dalam pernyataannya menyebut keterlibatan aktif Gubernur Melki Laka Lena sebagai penentu keberhasilan tahapan negosiasi saham dan PBV yang berlangsung dinamis sejak awal tahun. “Tanpa dorongan dan fasilitasi langsung Bapak Gubernur, proses ini bisa tertunda berbulan-bulan,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus menegaskan arah baru Bank NTT dalam peta industri perbankan nasional. Dari semula hanya bank pembangunan daerah, kini Bank NTT mulai berani bermitra strategis dan membuka diri dalam konsolidasi pasar regional. KUB bersama Bank Jatim menjadi tonggak pertama dari langkah panjang itu.
Praing menyebut, proses ini merupakan salah satu tahapan dalam time line yang harus dilakukan, sehingga bisa dilanjutkan kepada proses permintaan ijin ke OJK oleh Bank Jatim terkait penyertaan modal kepada Bank NTT.







Tinggalkan Balasan