“Kami minta dipecat. Dipecat dan juga dihukum sehingga tidak boleh lagi ada korban selain yang sudah ada ini. Itu tuntutan dari keluarga,” kata salah satu keluarga korban kepada wartawan, usai menghadiri sidang di Pengadilan Militer Kupang.

Ia menjelaskan, keluarga meminta agar kasus ini benar-benar berjalan sesuai dengan aturan atau hukum yang ada di Indonesia.

“Jadi paling tidak dia dihukum secara adil ya, biar kami tahu bahwa hukum kita memang benar seperti ini. Kami meminta dipecat. Sehingga jangan sampai pihak sebelah, merasa wah, ini saya hidup enak nih, bisa menikmati penghasilan dari sang suami. Sementara pihak kami tidak diperhatikan, padahal kami korban ini, gitu. Jadi kami minta dia dipecat saja,” tandasnya. (*)