“Kenapa pemerintah lebih percaya kepada mereka yang berlatar belakang kedokteran? Karena 70 persen tugas PMI berkaitan dengan urusan kesehatan,” jelasnya.
Menurut Pauto, sosok ketua PMI yang seorang dokter akan mempermudah komunikasi dengan rumah sakit dan memperkuat pelayanan kesehatan yang merupakan pelayanan dasar pemerintah.
“Jika dipimpin oleh dokter, komunikasi akan lebih baik dan pelayanan kesehatan dapat dilaksanakan dengan optimal,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa pemerintah tengah berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat luas.
Pauto mengaku diserang di media sosial yang menurutnya itu adalah salib yang harus dipikul. “Harapan pemerintah adalah dengan ketua PMI seorang dokter, pelayanan kemanusiaan dan kesehatan dapat berjalan lebih maksimal,” pungkasnya.
Dampak Negatif Dualisme Kepemimpinan bagi PMI
Dekan Fakultas Hukum UPG 1945 NTT, Simson Lasi, mengingatkan bahwa dualisme kepemimpinan berpotensi mengganggu pelayanan PMI kepada masyarakat. “Masyarakat akan bingung karena ada ketidakpastian dalam pelayanan,” katanya.



Tinggalkan Balasan