Kupang, KN – Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Lokakarya Manajemen Bencana dan Sosialisasi Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) di Kota Kupang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui pendekatan Anticipatory Action (AA).
Anticipatory Action (AA) atau Aksi Antisipatif merupakan pendekatan global yang bertujuan mengurangi dampak bencana dengan melakukan tindakan sebelum bencana terjadi. Di Indonesia, konsep ini dikenal dengan istilah Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD), yang telah diperkuat melalui berbagai regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan BNPB Nomor 4 Tahun 2022.
Dalam sambutannya, Disaster Management Manager WVI, Fransisco Fernando, menyampaikan komitmen WVI sebagai lembaga kemanusiaan Kristen yang berfokus pada kesejahteraan anak untuk terus mendukung pengurangan risiko bencana.



Tinggalkan Balasan