“Kami selalu membangun koordinasi yang kuat mulai dari awal tahun dengan Bapperida, kemudian di pertengahan tahun dengan OPD, dan pada tahap akhir bersama Inspektorat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa siklus keuangan daerah dimulai sejak Januari dan berakhir pada Desember, meliputi perencanaan, penyusunan, penetapan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban.
Profesionalisme Tanpa Kenal Libur
Menoh juga menekankan bahwa kepercayaan dalam mengelola keuangan daerah harus dibarengi dengan sikap profesional.
“Kami di sini tahu betul tugas masing-masing. Bahkan saat lembaga lain libur, kami tetap bekerja seperti biasa. Karena ritme keuangan tidak bisa menunggu,” katanya.
Kejujuran Sebagai Pondasi Utama
Ia mengingatkan bahwa banyak persoalan dalam pengelolaan keuangan berawal dari ketidakjujuran. Oleh karena itu, integritas menjadi harga mati.
“Awal mula petaka biasanya dari tidak jujur. Profesional boleh, tapi kalau tidak jujur, semua jadi sia-sia,” tegasnya.
Ketelitian dari Pengalaman Panjang



Tinggalkan Balasan