Ketidakpercayaan terhadap Fauzi membuat posisi direktur digantikan oleh Brislian Anggi Wijaya (BAW) pada 11 Oktober 2023. Sayangnya, pergantian tersebut tidak membawa perubahan berarti.
“Meski nama direktur berubah, tapi kendali keuangan masih di tangan Fauzi karena dia memegang otoritas spesimen keuangan,” ungkap Jonner.
Anggi, lanjutnya, justru diduga melakukan hal serupa. Ia disebut memasukkan perusahaan pribadinya ke proyek AGS, bertindak tanpa akta resmi sebagai direksi, serta melakukan pemalsuan tanda tangan.
RUPSLB -Audit Aset
Pada 8 November 2024, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) digelar sebagai langkah penyelamatan. Audit kemudian dilakukan terhadap seluruh aset di berbagai wilayah, termasuk Kupang, Jember, Jakarta, dan Bogor. Hasilnya menunjukkan sejumlah perangkat milik AGS ditemukan di kediaman pribadi Fauzi.
RUPS kembali digelar pada 20–21 Februari 2025. Agenda utamanya: evaluasi laporan keuangan, hasil RUPS-LB sebelumnya, dan perubahan susunan pemegang saham. Namun, muncul kejutan, saham milik Fauzi dialihkan ke seseorang bernama Soma tanpa pemberitahuan kepada Ade, yang sebelumnya telah menyatakan minat membeli.
“Soma bukan hanya muncul sebagai kuasa Ahmad, tapi juga tiba-tiba memasukkan agenda peralihan saham Fauzi dalam rapat. Ini janggal,” kata Jonner.
Meski begitu, rapat berhasil mengembalikan beberapa aset yang sebelumnya masih atas nama Fauzi.
Kepemimpinan Soma rupanya tak membawa perubahan signifikan. Menurut Jonner, Soma justru mengikuti jejak pendahulunya.
“Klien-klien utama AGS seperti Telemor dan Gardamor malah dialihkan ke perusahaan milik Fauzi. Kami menduga ini bagian dari kesepakatan terselubung antara Soma dan Fauzi,” ujarnya.
Lebih parah lagi, kewajiban pajak perusahaan yang seharusnya diselesaikan sejak era Fauzi, maupun Anggi, hingga kini belum dilaporkan. Manajemen baru tengah merumuskan langkah penyelesaian.
“Kami akan melanjutkan proses hukum untuk membuktikan bahwa klien kami benar, dan dirugikan. Sehingga nanti kalau ada masalah di kemudian hari bukan menjadi tanggung jawab kami,” tutup Jonner. (*/ab)







Tinggalkan Balasan