Sebenarnya banyak jabatan di TNI/Polri yang dapat diisi oleh sipil seperti cyber system, tata kelola keuangan dan SDM, dikarenakan banyak ASN yang pintar dan hebat di bidangnya. Juga sebaliknya apabila TNI/Polri ingin masuk kedalam birokrasi ASN, maka sebaiknya berkarir terlebih dulu minimal 10 atau 15 tahun sebelum pensiun, sehingga tejadi proses kaderisasi yang terbaik dari TNI/Polri.
KORPRI konsen akan banyaknya keluhan para ASN yang disampaikan saat Webinar berlangsung, semua menyuarakan nasib ASN kedepannya setelah TNI akan masuk ke Sipil mengikuti jejak Polri yang telah lebih dahulu masuk ke Sipil.
“Bagaimana kami yang telah berjuang dari bawah untuk jenjang karir, bagaimana sistem pola kerja sipil dan militer yang berbeda, pendidikan sipil dan militer yang berbeda, kekhawatirannya sistem pemerintahan akan kembali ke Orde lama dan seolah-olah sipil tidak memiliki kemampuan menduduki tempat strategis, merasa ada kesenjangan antara TNI/Polri di dibanding sipil, proses rekrutmen TNI/Polri masuk ke Sipil, serta penambahan dari semula 10 K/L menjadi 15 K/L yang bisa dimasuki oleh TNI/Polri dan hal lainnya, ungkap beberapa ASN dalam forum tanya jawab diskusi webinar tersebut,” jelasnya.





Tinggalkan Balasan