Hal yang sama disampaikan Tigor Pangaribuan. Dia memberi apresiasi atas semangat dan kerja keras dari pengelola SPPG yang tiada lelah mempersiapkan seluruh kebutuhan sehingga prigram MBG segera dilaksanakan disana. Bahkan diakuinya, medan yang berat bukanlah tantangan bagi warga untuk bekerja.

“Saya bangga dengan semangat dan kerja keras dari warga disini. Terutama SPPI yang luar biasa. Mereka penuh antusias dan saya yakin program Pak Prabwo Subianto dan Pak Gibran Rakabuming akan sukses disini. Kita bisa melihat kerja keras dan keuletan warga disini,” tegasnya.

Janse Priskila Punuf, selaku Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program MBG ini, menegaskan “Kami sangat bersyukur karena ternyata kamilah yang dipilih untuk mendapatkan bangunan mewah ini sebagai SPPG. Di loksi Desa Koa, kami akan melayani 14 sekolah yang mencakup 1200 orang diantaranya anak sekolah, ibu hamil dan Balita.” Ada 17 tenaga masa yang akan membantu menyiapkan makanan.

“Semua bahkan makanan ada, yakni beras, sayuran, telur dan daging. Kecuali susu dan buah. Bagi kami tidak ada kendala serius,”ujarnya. (boy/ab)