Kendati demikian, dalam audiensi itu bupati Hery Nabit juga menyampaikan terima kasih karena telah mengingatkan untuk tidak memudahkan semua hal.

“Saya juga mengingatkan bahwa jangan membuat sebuah hal yang sederhana membuat yang terlalu sulit juga. Sebab pengelolaan pemerintahan ini menyederhanakan semua hal tanpa menutup mata dari faktor-faktor yang mungkin terjadi,” tandasnya.

Kedua lanjut dia, kepada peserta audiensi itu minta agar harus fair juga melihat soal Geothermal, bahwa kemudian jelas dia, ada juga tempat-tempat lain yang bermanfaat dan dimana aman-aman saja

“Saya tidak bilang bahwa semua hal aman, itu tidak. Itu berarti bahwa ketika kita mengambil kebijakan bahwa ada yang bermasalah ada yang tidak,” tegasnya.

Sehingga tambah dia, dari bermasalah itu kita belajar kenapa masalah kenapa tidak, supaya tidak jadi masalah itu ditempat kita.

“Sebaliknya dari yang tidak bermasalah di tempat-tempat lain, kita belajar kenapa di tidak bermasalah. Jadi saya tidak mengatakan bahwa semuanya baik, tidak. Termasuk PLN juga bahwa ada resiko-resiko itu kita akui IPTEK juga berkembang untuk meminimalisir resiko-resiko itu. Lalu, ketika ditanya apakah bupati bisa mencabut SK? Saya katakan tidak,” pungkasnya.**