Lebih lanjut kata dia, pembelajaran kolaboratif mengajarkan mahasiswa untuk bekerja dalam tim, berpikir kritis, dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Ini adalah kunci untuk membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia nyata.
“Kita bercita-cita, Unika Santu Paulus Ruteng, menjadi pusat unggulan dalam pembelajaran kolaboratif, di mana dosen dan mahasiswa tidak hanya menjadi pemberi dan penerima ilmu, tetapi juga mitra dalam eksplorasi pengetahuan. Dengan demikian, kita membangun sebuah ekosistem akademik yang inklusif, inovatif, dan penuh semangat kebersamaan,” katanya.
Ia bilang, hari ini pihaknya tidak hanya memberikan penghormatan kepada Prof. Hironimus Darong, tetapi juga menegaskan komitmen kita untuk terus maju dalam semangat kolaborasi.
“Perjalanan akademik beliau adalah inspirasi bagi kita semua—bahwa ilmu pengetahuan harus selalu dihayati dengan dedikasi, ketekunan, dan hati yang terbuka bagi sesama. Kepada Prof. Hironimus Darong, kami mengucapkan selamat atas pencapaian ini. Semoga gelar Guru Besar ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar lagi bagi dunia akademik, bagi mahasiswa, dan bagi masyarakat luas,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan