Ia menjelaskan, tema yang di angkat hari ini “Pembelajaran Kolaboratif Menuju Perguruan Tinggi yang Berkarakter dan Transformatif” merupakan refleksi dari tantangan dan harapan kita bersama.
Menurutnya, pendidikan tinggi bukanlah sekadar tempat mentransfer ilmu, akan tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, dan membangun kolaborasi demi perubahan yang lebih baik.
Rektor Agustinus menerangkan, perguruan tinggi yang berkarakter adalah institusi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur: resilien, integritas, loyalitas serta solider terhadap sesama dan lingkungan.
Sementara itu lanjut dia, transformasi dalam dunia pendidikan bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Kita hidup di era yang penuh perubahan, di mana kecerdasan buatan, digitalisasi, dan dinamika global menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
“Prof. Hironimus Darong telah mengabdikan dirinya untuk mengembangkan model pembelajaran kolaboratif, antara lain Pendekatan SFL-sebuah pendekatan yang tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan sosial dan emosional,” katanya.



Tinggalkan Balasan